SMA or SMK


Pilihan akan masuk SMA atau SMK masih jadi topik pembicaraan umum apalagi di saat-saat seperti ini. Saat dimana kalian telah selesai Ujian Nasional dan bingung menentukan kemana tujuan jenjang pendidikan, apakah akan ke SMA, MA atau SMK?

Sebaiknya keputusan semacam ini memang dipertimbangkan dulu dengan tenang, karena akan sangat berpengaruh kepada masa depan kamu. Sebelum memilih yang tepat, tentunya kamu harus tahu dulu akan kemana program pembelajaran yang ditawarkan oleh SMA dan SMK.
Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, program belajar di SMA menyasar mereka yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi karena kamu tidak dibekali dengan skill atau keterampilan. Sedangkan program belajar di SMK akan mendidik kamu yang ingin langsung terjun ke dunia kerja, meski tidak menutup kemungkinan pesertanya dapat pula melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Jadi, SMA adalah pilihan yang sangat baik jika kamu ingin melanjutkan ke perguruan tinggi setelah lulus nanti. Sedangkan SMK patut di lirik jka usai lulus nanti, kamu ingin langsung bekerja.

Pilih yang berprospek
Biaya kuliah yang tidak murah, membuat tidak sedikit mahasiswa yang mesti bekerja keras kuliah sambil kerja jika ingin tetap eksis di bangku kuliah. Tak heran jika kemudian tercetus anggapan bahwa sekolah di SMK lebih enak, karena kamu bisa melakukan hal itu-bekerja sambil tetap kuliah.
Tapi, kenyataannya, aktivitas dobel ini punya banyak kendala, terutama dalam hal kuliah. Pasalnya, tidak mudah bagi lulusan SMK untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus, mengingat, setelah sebelumnya setiap hari mereka dijejali dengan konsep konkret, kini mereka kudu berpikir abstrak/logis. Problem penelitian, kreativitas dan miskin wawasan masih melekat di wajah SMK, sehingga tidak sedikit siswanya yang kemudian putus kuliah di tengah jalanan karena sulit beradaptasi dengan lingkungan kampus. Peran pemerintah sangat diperlukan dalam hal ini, supaya lulusan SMK enggak hanya menjadi tenaga teknis alias kuli. Salah satu contoh langkah nyatanya adalah dengan mendirikan sekolah SMA berbasis SMK atau sebaliknya, sehingga antara knowledge dan skill bisa seimbang.
Yang pasti, baik SMA maupun SMK ada plus-minusnya. Jadi, pilih yang mana? Cobalah minta pendapat dari orang tua kalian atau orang lain yang sudah berpengalaman. Dan ingat, jika ingin lanjut ke SMK, pilihlah jurusan yang punya prospek kerja yang baik untuk ke depannya. Berkompetisilah untuk menjadi yang terampil dan pintar. (Sumber:PCPlus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s